HUBUNGAN CADANGAN OVARIUM, AFC, AMH PADA KASUS ENDOMETRIOSIS
article
OA: closed
CC0
AI-generated summary
This study investigated the relationship between ovarian reserve, antral follicle count, and anti-Müllerian hormone in women with endometriosis.
One-sentence paraphrase of the abstract; not a substitute for reading it. No clinical advice. How this works
Abstract
Endometriosis dijumpai pada kurang lebih 10% populasi wanita usia reproduksi.,dengan dampak klinis yang beragam, diagnosis yang tidak mudah dan memiliki angka kekambuhan yang cukup tinggi. Endometriosis terutama memberikan tiga dampak klinik, benjolan, nyeri perut siklik, atau pelvis atau senggama, dan infertilitas. Sampai saat ini banyak cara pengobatan telah dicoba, namun hasilnya belum memuaskan. Pada dasarnya pengobatan endometriosis hanyalah untuk mengurangi atau menghilangkan dampak klinik yang ada,hanya secara simptomatis. Angka kejadian endometriosis yang cukup tinggiini, menempatkan endometriosis menjadi masalah yang dominan, sedangkan diagnosis dan penanganan sering terlambat sehingga menimbulkan kerusakan jaringan dan terjadinya infertilitas. Diagnosis yang cepat dan tepat diperlukan untuk mencegah timbulnya penyulit pada kasus endometriosis. Cadangan Ovarium, AFC ( Antral Follicle Count ), AHM (anti Mullerian Hormon) diketahui dapat menentukan tingkat keberhasilan dari program IVF ( In Vitro Fertilization ), Sehingga perlu diketahui adanya hubungan cadangan ovarium, AFC ( Antral Follicle Count ), AHM (anti Mullerian Hormon) pada kasus endometriosis.
My notes (saved in your browser only)
Condition tags
Citation neighborhood (sparse)
Too few in-corpus citations on either side for a chart; here are the lists.
Cites (2)
References (2)
Source provenance
- openalex
- last seen: 2026-06-10T17:14:06.276822+00:00
License: CC0
· commercial use OK