KUALITAS OOSIT, EMBRIO, DAN KEHAMILAN PASIEN ENDOMETRIOSIS STADIUM III-IV DAN PASIEN DENGAN INFERTILITAS TUBA FALOPI YANG MENGIKUTI PROGRAM BAYI TABUNG DI RUMAH SAKIT BROS TAHUN 2015-2019

In: E-Jurnal Medika Udayana · 2021 · vol. 10(3) , pp. 40 · doi:10.24843/mu.2021.v10.i3.p07 · W4386339894
article OA: diamond CC0
⚙ AI-generated summary by gemini-2.5-flash-lite, 2026-06-08 ⓘ

This study found significant differences in hormonal quality, oocyte quality, and embryo quality between endometriosis patients and tubal factor infertility patients undergoing IVF, but no significant difference in pregnancy quality.

One-sentence paraphrase of the abstract; not a substitute for reading it. No clinical advice. How this works

⚙ AI-generated deep summary by qwen3.7-flash, 2026-08-19 · read from full text ⓘ

This retrospective case-control study compared oocyte, embryo, and pregnancy outcomes between 64 patients with stage III-IV endometriosis and 100 controls with tubal factor infertility undergoing in vitro fertilization. The researchers analyzed clinical data from a single hospital to identify differences in hormonal profiles, gamete quality, and embryonic development during the treatment cycle. Significant disparities were observed in basal FSH levels, final estradiol concentrations, follicle count, mature oocyte yield, and day-3 grade 1 embryo rates, which were all lower or altered in the endometriosis group. However, the study found no statistically significant difference in pregnancy quality or success rates between the two cohorts, although the authors note that prospective cohort designs are needed to reduce selection bias. This paper is centrally about endometriosis — specifically examining how advanced-stage disease impacts IVF parameters compared to tubal factor infertility.

Read from the paper's body, not the abstract. Not a substitute for reading the paper. No clinical advice. How this works

Abstract

ABSTRAK Endometriosis adalah kondisi dimana terdapat kelenjar endometrium dan lesi seperti stroma di luar kavum uteri. Endometriosis dapat menimbulkan infertilitas serta mempengaruhi kualitas oosit, embrio, dan kehamilan pada saat menjalani program bayi tabung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kualitas oosit, embrio dan kehamilan antara pasien endometriosis stadium III-IV (sedang-berat) dengan pasien dengan Infertilitas Tuba Falopi (ITF) saat menjalani program bayi tabung. Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan desain kasus-kontrol. Subjek penelitian yaitu 64 sampel kelompok penderita endometriosis stadium III-IV sebagai kelompok kasus dan 100 sampel kelompok ITF sebagai kelompok kontrol. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik purposive sampling.Data penelitian diperoleh dari data hasil laboratorium klinik Royal IVF Bali Royal Hospital (BROS). Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan signifikan pada kualitas hormon, yaitu hormon basal Follicle Stimulating Hormone (FSH) (5,76+ 2,5 berbanding 5,68 +1,7; p<0,05) dan kadar estradiol akhir (1798,00+ 760,71 berbanding 2195,00 + 1512,9; p<0,05). Perbedaan yang signifikan ditemukan pada kualitas oosit, yaitu pada parameter jumlah folikel (p=0,02), dan jumlah oosit yang matang (p=0,04). Perbedaan signifikan didapatkanpada kualitas embrio yaitu embrio grade 1 pada hari ke-3 (p=0,04). Tidak ditemukan adanya perbedaan dalam hal kualitas kehamilan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat perbedaan kualitas hormonal, oosit, dan embrio antara kelompok endometriosis stadium III-IV dan kelompok ITF yang menjalani program bayi tabung, akan tetapi kualitas kehamilan pada kedua kelompok tidak berbeda signifikan. Penelitian cohort prospektif dengan data primer selanjutnya diperlukan untuk mengurangi bias informasi maupun bias seleksi kelompok. Kata kunci: Endometriosis stadium III-IV, kualitas oosit, kualitas embrio, kualitas kehamilan, Infertilitas Tuba Falopi (ITF)
Full text 2,189 characters · extracted from oa-doi-fallback · click to expand
KUALITAS OOSIT, EMBRIO, DAN KEHAMILAN PASIEN ENDOMETRIOSIS STADIUM III-IV DAN PASIEN DENGAN INFERTILITAS TUBA FALOPI YANG MENGIKUTI PROGRAM BAYI TABUNG DI RUMAH SAKIT BROS TAHUN 2015-2019 Abstract ABSTRAK Endometriosis adalah kondisi dimana terdapat kelenjar endometrium dan lesi seperti stroma di luar kavum uteri. Endometriosis dapat menimbulkan infertilitas serta mempengaruhi kualitas oosit, embrio, dan kehamilan pada saat menjalani program bayi tabung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kualitas oosit, embrio dan kehamilan antara pasien endometriosis stadium III-IV (sedang-berat) dengan pasien dengan Infertilitas Tuba Falopi (ITF) saat menjalani program bayi tabung. Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan desain kasus-kontrol. Subjek penelitian yaitu 64 sampel kelompok penderita endometriosis stadium III-IV sebagai kelompok kasus dan 100 sampel kelompok ITF sebagai kelompok kontrol. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik purposive sampling.Data penelitian diperoleh dari data hasil laboratorium klinik Royal IVF Bali Royal Hospital (BROS). Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan signifikan pada kualitas hormon, yaitu hormon basal Follicle Stimulating Hormone (FSH) (5,76+ 2,5 berbanding 5,68 +1,7; p<0,05) dan kadar estradiol akhir (1798,00+ 760,71 berbanding 2195,00 + 1512,9; p<0,05). Perbedaan yang signifikan ditemukan pada kualitas oosit, yaitu pada parameter jumlah folikel (p=0,02), dan jumlah oosit yang matang (p=0,04). Perbedaan signifikan didapatkanpada kualitas embrio yaitu embrio grade 1 pada hari ke-3 (p=0,04). Tidak ditemukan adanya perbedaan dalam hal kualitas kehamilan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat perbedaan kualitas hormonal, oosit, dan embrio antara kelompok endometriosis stadium III-IV dan kelompok ITF yang menjalani program bayi tabung, akan tetapi kualitas kehamilan pada kedua kelompok tidak berbeda signifikan. Penelitian cohort prospektif dengan data primer selanjutnya diperlukan untuk mengurangi bias informasi maupun bias seleksi kelompok. Kata kunci: Endometriosis stadium III-IV, kualitas oosit, kualitas embrio, kualitas kehamilan, Infertilitas Tuba Falopi (ITF)

Text is read by the "Ask this paper" AI Q&A widget below. Extraction quality varies by source — PMC NXML preserves structure cleanly, OA-HTML may include some navigation residue, and OA-PDF can have broken hyphenation. The publisher copy (via DOI) is the canonical version.

My notes (saved in your browser only)

⚙ Ask this paper AI returns verbatim quotes from the full text · source: oa-doi-fallback ⓘ

Answers must be backed by verbatim quotes from this paper's full text. Hallucinated quotes are dropped automatically; if no verbatim passage answers the question, we say so. How this works

Condition tags

endometriosis

Citation neighborhood

Papers in the corpus that this work cites (lower rings, blue) and that cite this one (upper rings, green). Dot size scales with the paper's in-corpus citation count — bigger dot = more influential within the endo/adeno field. Click a dot to open that paper. [ expand to 2 hops ] — adds papers reached through this work's immediate citers/citees. Heavier; up to 60 extra dots.

References (8)

Source provenance

openalex
last seen: 2026-05-10T11:17:04.342636+00:00
License: CC0 · commercial use OK