Literature and Writing in Counseling dan Keterkaitannya dengan Teori Psikoanalisis
preprint
OA: closed
Abstract
Layanan Bimbingan dan Konseling merupakan sebuah layanan yang dapat diberikan kepada seluruh orang yang membutuhkan bantuan, di dalam memberikan bantuan tersebut konselor harus dapat menerapkan strategi maupun teknik-teknik yang relevan bagi setiap individunya, terutama dengan terapi yang kreatif dan inovatif. Teknik-teknik ekspresif di dalam konseling memiliki berbagai macam jenis, salah satunya adalah Literature and Writing in Counseling atau dapat juga disebut sebagai expressive writing atau menulis ekspresif. Ada dua jenis terapi di dalam Expressive Writing Therapy yang umumnya digunakan, yaitu Biblioterapi dan Skriptoterapi. Biblioterapi merujuk pada terapi buku bacaan seperti kitab suci, novel buku sejarah biografi, buku bantuan diri, puisi dan lain-lain. Sedangkan Skriptoterapi merujuk pada proses terapi menulis seperti menggunakan buku harian, puisi, autobiografi, jurnal dan lain-lain.Menurut teori Psikoanalisa manusia mempunyai pikiran sadar (berhubungan dengan kesadaran terhadap dunia luar), pikiran pra-sadar (yang berisi kenangan-kenangan akan pengalaman yang tersembunyi atau terlupakan yang masih dapat diingat), dan pikiran bawah sadar (berisi naluri, kekuatan yang terpendam). Melalui Expressive Writing Therapy dapat membantu konseli mengingat aspek-aspek pengalaman tersebut melalui buku bacaan dan tulisan yang berkaitan erat dengan permasalahan yang dihadapi oleh individu tersebut pada saat ini.
My notes (saved in your browser only)
Citation neighborhood (no data yet)
We don't have any in-corpus citations linked to this paper yet. The paper's references may be in our DB but unresolved to ``paper_id`` (resolution happens at ingest when the cited DOI matches a row we already have). Run the cross-source citation reconcile pass to retry.
Source provenance
- europepmc
- last seen: 2026-05-19T01:45:01.086888+00:00