Persepsi Generasi Milenial Terhadap Toxic Relationship dari Pandangan Transactional Analysis

preprint OA: closed
View at publisher

Abstract

Latar belakang: Kebutuhan akan cinta dan kasih sayang menjadi pemicu individu menjalin hubungan dengan lawan jenisnya. Setiap pasangan mendambakan hubungan yang membahagiakan, penuh kasih, memiliki komunikasi yang baik, dan berbagai hal-hal positif lainnya, namun realitanya masih banyak orang yang terjebak dalam Toxic Relationship baik disadari maupun tidak disadari. Toxic Relationship ini memberikan banyak pengaruh bagi pasangan tersebut baik pada fisik maupun psikologis atau kesehatan mental individu yang cenderung kearah negatif. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana persepsi generasi milenial terhadap Toxic Relationship dengan menggunakan pandangan salah satu teori pendekatan konseling Transactional Analysis. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan responden 55 orang sampel (28 laki-laki, 27 perempuan) dengan rentang usia 18-26 tahun. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar dari responden memahami dan sudah tidak asing lagi dengan kata Toxic Relationship. Penelitian menunjukkan faktor lingkungan dapat mempengaruhi orang menjadi toxic, selain itu alasan terlanjur cinta membuat mereka tetap bertahan dalam hubungan toxic. Selanjutnya sebagian besar sampel menyatakan bahwa pengalaman masa lalu dapat membuat orang terjebak dalam toxic relationship. Kesimpulan: Berdasarkan penelitian yang dilakukan masih banyak pasangan yang terjebak dalam hubungan yang toxic lebih memilih untuk mengakhiri hubungannya dari pada memperbaikinya. Dampak yang timbul dari toxic relationship ini adalah terganggunya kesehatan mental seseorang seperti mengalami anxiety, stress, depresi, dan mengganggu kesehatan fisik. Dengan demikian dari penelitian ini didapatkan fakta bahwa masih banyak individu yang belum bisa mengatasi masalah dalam hubungan dan lebih memilih untuk mengakhiri hubungannya.

My notes (saved in your browser only)

Citation neighborhood (no data yet)

We don't have any in-corpus citations linked to this paper yet. The paper's references may be in our DB but unresolved to ``paper_id`` (resolution happens at ingest when the cited DOI matches a row we already have). Run the cross-source citation reconcile pass to retry.

Source provenance

europepmc
last seen: 2026-05-19T01:45:01.086888+00:00