PENERAPAN PLAY AND HUMOR IN COUNSELING

preprint OA: closed
View at publisher

Abstract

Konseling kerap kali dipandang sebagai suatu proses yang membosankan, hal ini dapat dikarenakan orang-orang berpikir konseling merupakan proses yang monoton antara konselor dan kliennya. Dalam konseling ada banyak sekali teknik yang dapat diterapkan oleh seorang konselor salah satunya adalah play and humor. Play and humor memanfaatkan permainan dan humor dalam menggali akar masalah dari klien. Tujuan dari penerapan teknik play and humor dalam konseling adalah meminimalisir kecemasan dari klien terhadap permasalahan yang dihadapi. Selain itu penerapan play and humor in counseling juga dapat membongkar pertemuan konseling yang konvensional. Play and humor dapat diterapkan pada populasi anak-anak, remaja, orang dewasa hingga orang tua. Pada penerapannya ke berbagai macam populasi yang membedakannya hanyalah konten dari permainan dan humor yang diberikan. Terdapat 3 teori dominan dalam play and humor in counseling, diantaranya: 1) jungian, menekankan bahwa pada dasarnya manusia mempunyai potensi untuk menyembuhkan diri sendiri; 2) Rogerian menekankan pentingnya berekspresi dalam menjalani kehidupan; 3) Adlerian, membantu anak-anak untuk mendapatkan pelajaran yang berarti dalam dunia dan bagaimana bertindak dengan orang lain.

My notes (saved in your browser only)

Citation neighborhood (no data yet)

We don't have any in-corpus citations linked to this paper yet. The paper's references may be in our DB but unresolved to ``paper_id`` (resolution happens at ingest when the cited DOI matches a row we already have). Run the cross-source citation reconcile pass to retry.

Source provenance

europepmc
last seen: 2026-05-19T01:45:01.086888+00:00