Visual Art di dalam Konseling dan Teori CBT
preprint
OA: closed
Abstract
Layanan bimbingan dan konseling merupakan layanan yang dapat diberikan kepada orang-orang yang membutuhkan bantuan atas permasalahan yang mereka alami. Di dalam memberikan konseling, konselor membutuhkan teknik-teknik tertentu yang harus terapeutik dan inovatif agar dapat diterapkan di dalam konseling yang mereka lakukan. Serta dapat membantu konseli di dalam mengatasi permasalahannya. Visual Art Therapy merupakan salah satu jenis teknik yang termasuk di dalam teknik-teknik expressive in counseling. Konseling yang menggunakan Visual Art Therapy dapat dilakukan pada konseli yang sulit mengungkapkan permasalahannya secara verbal akan tetapi dapat dengan mudah memvisualisasi permasalahannya melalui gambar, bentuk, atau lukisan. Untuk itu, konselor dapat membantu konseli yang kesulitan di dalam mengekspresikan diri melalui verbal, menggunakan Visual Art Therapy yang menggunakan visual/indera penglihatan dan karya yang dibuat. Jenis terapi ini dapat diberikan kepada seluruh rentang usia mulai dari anak-anak, remaja, orang dewasa maupun lansia. Dan juga, teori CBT sebagai sebuah teori yang berfokus untuk menangani permasalahan konseli dari pemikiran yang negatif menjadi positif. Teori ini menggunakan gabungan dari dua prinsip, yaitu prinsip kognitif dan tingkah laku. Untuk itu, teori ini sangat tepat untuk digunakan di dalam Visual Art Therapy yang memang dapat mendorong suatu kreativitas di dalam usaha pemecahan permasalahan yang terjadi tersebut.
My notes (saved in your browser only)
Citation neighborhood (no data yet)
We don't have any in-corpus citations linked to this paper yet. The paper's references may be in our DB but unresolved to ``paper_id`` (resolution happens at ingest when the cited DOI matches a row we already have). Run the cross-source citation reconcile pass to retry.
Source provenance
- europepmc
- last seen: 2026-05-19T01:45:01.086888+00:00