Analisis Faktor Risiko Keganasan Kista Ovarium Di Rumah Sakit Umum Haji Surabaya Tahun 2018-2019

dissertation OA: green CC0
📄 Open PDF Full text JSON View on OpenAlex
AI-generated summary by claude@2026-07, 2026-07-17

This study analyzed risk factors for ovarian cyst malignancy in 84 women at RSU Haji Surabaya (2018-2019) and found age and cyst type were associated with malignancy, while bleeding was not.

One-sentence paraphrase of the abstract; not a substitute for reading it. No clinical advice. How this works

AI-generated deep summary by claude@2026-07, 2026-07-17 · read from full text

Penelitian ini menganalisis faktor risiko keganasan kista ovarium pada pasien kista ovarium di Rumah Sakit Umum Haji Surabaya tahun 2018–2019, dengan menilai hubungan usia, jenis kista ovarium, letak kista, dan ada tidaknya pendarahan terhadap kejadian keganasan. Latar yang dikemukakan penulis menyebutkan bahwa sebagian besar massa ovarium bersifat jinak, dengan usia sebagai faktor risiko utama, dan pada periode survei rumah sakit ditemukan 84 kejadian kista ovarium dengan 3 kasus yang menunjukkan keganasan. Keterbatasan yang tersirat dari naskah yang tersedia adalah hanya bagian pendahuluan dan rumusan masalah yang ditampilkan, sehingga detail rancangan analisis statistik dan besaran hubungan tidak dapat dievaluasi dari teks ini. The paper does not explicitly discuss endometriosis or adenomyosis; it was included in the corpus via a keyword match in the upstream search index.

Read from the paper's body, not the abstract. Not a substitute for reading the paper. No clinical advice. How this works

Abstract

Kista ovarium adalah kantong berisi cairan kecoklatan dan sebum yang \nberada di ovarium. Kista ovarium dapat berubah menjadi ganas atau dapat disebut \nkanker.Kebanyakan massa ovarium bersifat jinak dan potensi untuk berkembang \nmenuju ganas hanya 2%. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor risiko \nkeganasan kista ovarium di Rumah Sakit Umum Haji Surabaya pada tahun 2018- \n2019. Penelitian ini menggunakan metode desain case series menggunakan 84 \nsampel wanita yang menderita kista ovarium yang melakukan pemeriksaan di \nRSU Haji Surabaya pada tahun 2018-2019. Dari 84 kasus, terdapat kasus \nkeganasan kista ovarium berjumlah 3 orang (4%). Keganasan kista ovarium \npaling banyak terdapat pada kelompok usia 50 tahun ke atas yaitu sebanyak 3 \norang (100%), dengan hasil analisis uji Exact Fisher p=003. Mayoritas dari jenis \nkista adalah kista bilateral dengan jumlah pasien sebanyak 31 orang (38%), dan \nkista endometriosis sebanyak 22 orang (27%). Pada kista bilateral mayoritas \nterdapat kista endometriosis pada salah satu atau kedua ovarium, sebanyak 24 \norang (80%). Pada analisis letak kista ovarium, mayoritas terletak secara bilateral \nberjumlah 31 orang (37%). Pada semua kista ovarium subyek penelitian yang \nterkena keganasan, tidak mengalami pendarahan sebanyak 3 orang (100%), \nanalisis menggunakan uji Fisher’s Exact pendarahan pada kista mendapatkan nilai \np=1.000. Penelitian ini mendapatkan kesimpulan adanya hubungan antara usia \ndan jenis kista ovarium dengan keganasan kista ovarium, sedangkan adanya \npendarahan pada kista ovarium tidak berhubungan dengan keganasan kista \novarium. Hubungan antara letak kista ovarium dengan terjadinya keganasan kista \novarium tidak dapat diketahui di penelitian ini, dikarenakan adanya keterbatasan \npenelitian.
Full text 6,377 characters · extracted from oa-pdf · click to expand
1 IR - PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA TUGAS AKHIR ANALISIS FAKTOR RISIKO.... NIKMATUL KHOIRIA BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Salah satu masalah kesehatan yang dihadapi oleh wanita pada zaman ini adalah kesehatan alat reproduksi. Menurut American Cancer Society (ACS, 2020), kanker ovarium menduduki ranking kelima pada pada daftar kanker yang menyebabkan kematian pada wanita. Kemungkinan wanita untuk dapat terkena kanker ovarium semasa hidupnya adalah 1:78, sedangkan kemungkinan meninggal karena kanker ovarium adalah 1:108. Secara garis besar, kebanyakan massa ovarium bersifat jinak dan potensi untuk berkembang menuju ganas hanya 2%. Usia menjadi faktor utama sebagai faktor risiko keganasan ovarium. Massa adneksa sering terbentuk selama usia reproduksi. Pada usia ini, massa tersebut biasanya disebabkan oleh kista ovarium fungsional, neoplasma ovarium jinak, atau adanya perubahan akibat infeksi pada tuba fallopi (Heffner dan Schust, 2008). Kista ovarium adalah kantong berisi cairan yang berada di ovarium (Yatim, 2005). Menurut Depkes RI (2011), kista ovarium adalah suatu tumor, baik berukuran kecil ataupun besar, cystic ataupun padat, jinak ataupun ganas. Ini merupakan salah satu tumor jinak yang sering ditemukan pada wanita di masa reproduksinya. Menurut WHO (2015), terdata 234.000 wanita di seluruh dunia yang terdiagnosis kista ovarium, dan kurang lebih sebanyak 53,40% meninggal dunia. 2 IR - PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA TUGAS AKHIR ANALISIS FAKTOR RISIKO.... NIKMATUL KHOIRIA Di Indonesia, angka kejadian pada tahun 2015 dilaporkan sebanyak 23.400 wanita mengalami kista ovarium, dan 59,40% (13.900 orang) meninggal dunia (Kemenkes RI, 2015). Kista ovarium dapat berubah menjadi ganas atau dapat disebut kanker, selain itu juga dapat mengalami torsi atau terpeluntir sehingga menimbulkan nyeri, pendarahan, infeksi hingga kematian pada penderitanya (Wiknjosastro, 2008). Tingginya angka kematian oleh kista ovarium adalah karena gejala atau keluhan tidak muncul pada penderita hingga terjadi metastasis, sebanyak 60-70% pasien yang datang ke rumah sakit biasanya sudah berada pada stadium lanjut (Kemenkes, 2015). Kista ovarium seringkali disebut sebagai silent killer karena banyaknya wanita yang terlambat mengetahui adanya kista saat sudah dapat teraba dari luar atau membesar (Manuaba, 2010). Berdasarkan survei demografi kesehatan Indonesia, angka kejadian kista ovarium di Indonesia mencapai 37,2%, dan sering terjadi pada wanita berusia 20- 40 tahun, pada masa pubertas atau kurang dari 20 tahun jarang terjadi (Susianti, 2017). Beberapa faktor yang dapat menimbulkan kista ovarium seperti nullipara, melahirkan pertama kali pada usia di atas 35 tahun, wanita yang mempunyai keluarga dengan riwayat kehamilan pertama terjadi pada usia di bawah 25 tahun (Winkjosastro, 2005). Pada sebagian besar kasus yang ditemukan, kista ovarium bersifat jinak dan dapat ditangani dengan mudah. Pada usia premenopause, risiko keganasan kista ovarium adalah 1 : 1000 (Farahani et al., 2017), yang menunjukkan bahwa sangat jarang terjadi keganasan pada kista ovarium. Berdasarkan survei yang dilakukan 3 IR - PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA TUGAS AKHIR ANALISIS FAKTOR RISIKO.... NIKMATUL KHOIRIA di RSU Haji Surabaya, pada tahun 2018-2019, dari 84 kejadian kista ovarium terdapat 3 kejadian yang menunjukkan adanya keganasan pada kista ovarium. Setelah ditinjau dari bahaya serta tingginya angka kejadian kista ovarium, penulis tertarik untuk melakukan penelitian mengenai “Analisis Faktor Risiko Keganasan Kista Ovarium Di Rumah Sakit Umum Haji Surabaya Tahun 2018- 2019”. 1.2 Rumusan Masalah Rumusan masalah pada penelitian ini yaitu: 1. Apakah terdapat hubungan antara usia dengan keganasan kista ovarium pada pasien kista ovarium di Rumah Sakit Umum Haji Surabaya pada tahun 2018- 2019? 2. Apakah terdapat hubungan antara jenis kista ovarium dengan keganasan kista ovarium pada pasien kista ovarium di Rumah Sakit Umum Haji Surabayapada tahun 2018-2019? 3. Apakah terdapat hubungan antara letak kista ovarium dengan keganasan kista ovarium pada pasien kista ovarium di Rumah Sakit Umum Haji Surabaya pada tahun 2018-2019? 4. Apakah terdapat hubungan antara ada tidaknya pendarahan pada kista dengan keganasan kista ovarium pada pasien kista ovarium di Rumah Sakit Umum Haji Surabaya pada tahun 2018-2019? 4 IR - PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA TUGAS AKHIR ANALISIS FAKTOR RISIKO.... NIKMATUL KHOIRIA 1.3 Tujuan Tujuan dari penelitian ini yaitu: 1. Untuk mengetahui hubungan antara usia dengan keganasan kista ovarium pada pasien kista ovarium di Rumah Sakit Umum Haji Surabaya pada tahun 2018- 2019? 2. Untuk mengetahui hubungan antara jenis kista ovarium dengan keganasan kista ovarium pada pasien kista ovarium di Rumah Sakit Umum Haji Surabayapada tahun 2018-2019? 3. Untuk mengetahui hubungan antara letak kista ovarium dengan keganasan kista ovarium pada pasien kista ovarium di Rumah Sakit Umum Haji Surabaya pada tahun 2018-2019? 4. Untuk mengetahui hubungan antara ada tidaknya pendarahan pada kista dengan keganasan kista ovarium pada pasien kista ovarium di Rumah Sakit Umum Haji Surabaya pada tahun 2018-2019? 1.4 Manfaat 1.4.1 Manfaat Akademis 1. Memberikan hasil analisis terhadap faktor risiko keganasan kista ovarium pada pasien di Rumah Sakit Umum Haji Surabaya pada tahun 2018-2019. 2. Menambah wawasan dan pengetahuan, serta dapat dijadikan sebagai referensi untuk penelitian lebih lanjut. 5 IR - PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA TUGAS AKHIR ANALISIS FAKTOR RISIKO.... NIKMATUL KHOIRIA 1.4.2 Manfaat Praktis 1. Memberikan hasil analisis distribusi penderita kista ovarium berdasarkan usia pasien kista ovarium di Rumah Sakit Umum Haji Surabaya pada tahun 2018-2019. 2. Memberikan hasil analisis distribusi penderita kista ovarium berdasarkan jenis kista ovarium di Rumah Sakit Umum Haji Surabaya pada tahun 2018-2019. 3. Memberikan hasil analisis distribusi penderita kista ovarium berdasarkan letak kista ovarium di Rumah Sakit Umum Haji Surabaya pada tahun 2018-2019. 4. Memberikan hasil analisis distribusi penderita kista ovarium berdasarkan ada atau tidaknya pendarahan dari kista ovarium di Rumah Sakit Umum Haji Surabaya pada tahun 2018-2019.

Text is read by the "Ask this paper" AI Q&A widget below. Extraction quality varies by source — PMC NXML preserves structure cleanly, OA-HTML may include some navigation residue, and OA-PDF can have broken hyphenation. The publisher copy is the canonical version.

My notes (saved in your browser only)

Ask this paper AI returns verbatim quotes from the full text · source: oa-pdf

Answers must be backed by verbatim quotes from this paper's full text. Hallucinated quotes are dropped automatically; if no verbatim passage answers the question, we say so. How this works

Condition tags

endometriosis

Citation neighborhood (no data yet)

We don't have any in-corpus citations linked to this paper yet. The paper's references may be in our DB but unresolved to ``paper_id`` (resolution happens at ingest when the cited DOI matches a row we already have). Run the cross-source citation reconcile pass to retry.

Source provenance

openalex
last seen: 2026-05-11T08:13:21.256042+00:00
License: CC0 · commercial use OK