Penggunaan Aplikasi Tiktok untuk Mempublikasikan Karya Mencintai Ketidaksempurnaan Diri melalui Kampanye Love Imperfections

preprint OA: closed
View at publisher

Abstract

Masa pandemi COVID-19 yang mengharuskan setiap orang berada di rumah menjadikan individu mencari hiburan lain. Sosial media seperti TikTok menjadi salah satu hiburan yang mudah dijangkau seiring dengan perkembangan teknologi. Pengguna TikTok di Indonesia per Juni 2020 mencapai 30,7 juta pengguna. Penulisan karya ilmiah ini bertujuan seberapa besar pengaruh kampanye Love Imperfections pada pengguna Tik Tok. Dengan subjek penelitian remaja awal dan mengambil subjek melalui scope kecil dan scope besar. Untuk metode yang digunakan itu ialah jenis penelitian dan pengembangan atau biasa disebut dengan Research and Development (R&D) dan juga dalam hal ini menggunakan Google Form yang dibagi pada scope kecil dan scope besar melalui Whatsapp. Hasil eksperimen menunjukkan pada scope kecil cukup banyak yang merasakan insecure pada diri mereka dengan masalah dan latar belakang yang berbeda-beda, kemudian juga hasil pada scope besar menunjukkan bahwa rata-rata partisipan merasa bahwa kampanye Love Imperfections ini sangat bermanfaat, menarik, bagus dan juga informatif. Lalu partisipan ingin kampanye Love Imperfections ini terus dikembangakan dan dilanjutkan.

My notes (saved in your browser only)

Citation neighborhood (no data yet)

We don't have any in-corpus citations linked to this paper yet. The paper's references may be in our DB but unresolved to ``paper_id`` (resolution happens at ingest when the cited DOI matches a row we already have). Run the cross-source citation reconcile pass to retry.

Source provenance

europepmc
last seen: 2026-05-19T01:45:01.086888+00:00
unpaywall
last seen: 2026-07-13T06:45:44.122212+00:00