{"paper_id":"0676c9c3-d78d-4c59-8b40-3339d90100e6","body_text":"2 \n \nHUBUNGAN KLASIFIKASI REKURENSI ENDOMETRIOSIS  \nDENGAN EKSPRESI KIRSTEN RAT SARCOMA  \nVIRAL ONCOGENE HOMOLOG (KRAS) \n \n \nTESIS \n \nOLEH: \ndr. MARDONI EFRIJON \nNIM  2150305218 \n \nPEMBIMBING: \nDr. dr. Syamel Muhammad Sp.OG (K) Onk \ndr.Husna Yetti, PhD \n \n \n \n \nPROGRAM PENDIDIKAN DOKTER SPESIALIS OBSTETRI  \nDAN GINEKOLOGI FAKULTAS KEDOKTERAN  \nUNIVERSITAS ANDALAS \nRSUP DR. M. DJAMIL  \nPADANG \n2025 \n\n\n \nx \n \nABSTRAK \nHUBUNGAN KLASIFIKASI REKURENSI ENDOMETRIOSIS  \nDENGAN EKSPRESI KIRSTEN RAT SARCOMA  \n \nMardoni Efrijon1, Syamel Muhammad2, Husna Yetti3 \n1Bagian Obstetri dan Ginekologi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas/RSUP Dr. M. Djamil \nPadang  \n2Divisi Onkologi, Bagian Obstetri dan Ginekologi Fakultas Kedokteran Universitas \nAndalas/RSUP Dr. M. Djamil Padang \n3Ilmu Kesehatan Masyarakat dan Kedokteran Komunitas, Fakultas Kedokteran, Universitas \nAndalas \n \nLatar Belakang : Beberapa penelitian telah mengevaluasi hubungan ekspresi KRAS dengan \nklasifikasi dan kekambuhan pada endometriosis. Mutasi yang mengaktifkan gen KRAS berdampak \npada transformasi sel dan peningkatan resistensi terhadap terapi. Selain itu, hal ini juga berhubungan \ndengan keparahan anatomi endometriosis. Namun hasil studi yang ditemukan masih bervariasi \nTujuan: Mengetahui hubungan klasifikasi rekurensi endometriosis dengan kejadian ekspresi KRAS \npada pasien endometriosis di RSUP Dr. M. Djamil Padang \nMetode: Penelitian ini memiliki desain cross sectional yang dilakukan di RSUP Dr.M.Djamil \nPadang mulai Januari 2024 hingga Desember 2024. Sampel adalah pasien endometriosis rekurensi \nyang terdaftar di RSUP Dr.M.Djamil Padang yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Data \nyang dikumpulkan yaitu data demografi pasien, klasifikasi endometriosis, hasil pemeriksaan KRAS \ndan evaluasi pola rekurensi endometriosis pasca operasi. Analisis bivariat dilakukan dengan Uji \nFisher exact dengan nilai p<0,05 dinyatakan signifikan. \nHasil: Pada penelitian ini terdapat 35 pasien endometriosis yang mengalami rekurensi. Sebagian \nbesar pasien berusia 25-40 tahun (51,4%) dan >40 tahun (42,9% , dengan 49,5 % pasien memiliki \nIMT berlebih (31,4% overweight dan 17,1% obesitas). Sebagian besar mengalami rekurensi dalam \nwaktu >1 tahun (71,4%), sebanyak 48,6% tidak memiliki anak dan 48,6% memiliki 2-3 anak. Semua \npasien mengalami menarche normal (100%). Pada penelitian ini, sebanyak 80% pasien mengalami \nrekurensi endometriosis derajat sedang-berat dan 20% derajat minimal-ringan. Ekspresi KRAS \nditemukan pada 9/35 (25,7%) pasien dengan tingkat ekspresi pada masing-masing derajat adalah \n28,5% pada derajat minimal-ringan dan 25% pada derajat sedang-berat. Penelitian ini tidak \nmenemukan hubungan antara ekspresi KRAS dengan klasifikasi rekurensi endometriosis (p=1,000). \nPenelitian ini juga tidak menemukan hubungan antara ekspresi KRAS dengan rekurensi \nendometriosis (p=0,225)  \nKesimpulan: Pada penelitian ini tidak ditemukan hubungan antara ekspresi KRAS dengan \nklasifikasi rekurensi endometriosis dimana ekspresi yang terjadi pada derajat minimal-ringan dan \nsedang-berat hampir serupa yang menunjukan ekspresi KRAS berperan dalam rekurensi.  \n \nKata kunci : rekurensi, endometriosis, klasifikasi, ekspresi KRAS","source_license":"CC0","license_restricted":false}